Visi Desa

  • Dibaca: 544 Pengunjung

Visi Desa

Penyusunan RPJM Desa merupakan langkah awal yang seharusnya dilakukan Pemerintahan Desa bersama-sama Masyarakat secara partisipatif. RPJM Desa adalah pedoman program kerja untuk masa lima tahun. RPJM Desa sebagai pedoman program kerja untuk masa lima tahun merupakan turunan dari sebuah cita-cita yang ingin dicapai dimasa depan oleh segenap warga masyarakat Desa. Cita-cita masa depan sebagai tujuan jangka panjang yang ingin diraih Desa, merupakan arah kebijakan dari RPJM Desa yang dirumuskan setiap lima tahun sekali. Cita-cita masa depan desa disebut juga sebagai Visi Desa .

 

VISI DESA :

Mengembangkan masyarakat Desa Satra yang mandiri,mampu memenuhi kebutuhan hidup secara layak dan bertumpu dalam bidang pertanian serta penguatan ekonomi kerakyatan dan pengembangan industri rakyat yang ditopang system pemerintahan yang profesional dalam pranata sosial yang beradab,setara dan berkeadilan.

MISI DESA :

  1. Membangun dan mendorong majunya bidang pendidikan baik formal atau non formal yang mudah diakses dan dinikmati seluruh warga masyarakat tanpa terkecuali.
  2. Mengembangkan dan membangun sistem pemerintahan desa yang profesional,efektif dan efisien.
  3. Memperkuat sumber-sumber ekonomi rakyat dan kelembagaan ekonomi masyarakat.
  4. Membangun infrastruktur perdesaan untuk industrialisasi pertanian
  5. Mengembangkan dan membangun sistem pendidikan yang berbasis kompetensi
  6. Mengembangkan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan,kesehatan,dan tempat tinggal.
  7. Mengembangkan solidaritas antar tokoh masyarakat dan semua komponen masyarakat untuk membangun desa yang berlandaskan moral serta menjunjung tinggi nilai-nilai adat istiadat.
  8. Pemberdayaan masyarakat yang berwawasan gender ( menciptakan keluarga harmoni dan meningkatkan peran perempuan ditingkat masyarakat ).
  9. Membangun system pemerintahan yang bersih serta berorientasi pada pelayanan publik.
  10. Mengembangkan potensi desa sebagai potensi unggulan di semua bidang.
  11. Meningkatkan peranan generasi muda dalam mewujudkan cita-cita pembangunan desa.
  12. Menanggulangi kemiskinan dengan peningkatan ketrampilan dan pengembangan pertanian,Industri kecil dan perdagangan serta membangun koperasi dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan dalam upaya menciptakan lapangan pekerjaan.
  13. Meningkatkan pengelolaan secara berdaya guna dan berhasil guna potensi sumber daya alam ( SDA ) yang ada dengan peningkatan sumber daya manusia yang memiliki keunggulan melalui pendidikan formal dan non formal serta pendidikan dan pelatihan.
  14. Membangun dan mendorong terciptanya pendidikan yang menghasilkan insan intelektual, insan inovatif dan insan enterpreneur.
  15. Membangun dan mendorong terwujudnya pendidikan kejuruan atau keahlian baik formal maupun informal yang berbasiskan dan mengembangkan sektor pertanian, peternakan.
  16. Membangun dan mendorong usaha-usaha untuk optimalisasi sektor pertanian, peternakan, baik tahap produksinya maupun pengolahan hasilnya
  17. Menjamin dan mendorong usaha-usaha untuk terciptanya pembangunan di segala bidang yang berwawasan lingkungan, sehingga terjadi keberlanjutan usaha-usaha pembangunan dan pemanfaatannya.

 

NILAI-NILAI

Nilai-nilai adalah hal-hal yang dijunjung tinggi oleh sebuah kesatuan masyarakat dalam perjalanan mewujudkan visi yang akan dilakukan oleh Pemerintah Desa Satra dan seluruh warga masyarakat Desa Satra. Dengan kata lain nilai merupakan prinsip sosial,tujuan,ataupun norma yang diterima oleh individu organisasi atau masyarakat.Nilai memberikan batasan dan tuntunan dalam pemilihan cara-cara yang ditempuh dalam mewujudkan visi. Atas dasar nilai itu maka tidak semua cara boleh ditempuh. Untuk mencapai Visi Desa Satra maka nilai utama yang dijadikan pedoman antara lain asas kebersamaan, keterbukaan, jujur, adil, demokratis, dan dapat dipertanggungjawabkan serta semua pembangunan Desa Satra haruslah berlandaskan pada pilosofi Hindu yaitu konsep” Tri Mandala”,dan “Tri Hita karana “.Nilai-nilai tersebut harus melandasi jalannya roda pemerintahan maupun semua warga masyarakat Desa Satra, sehingga menjadi sebuah komunitas tingkat Desa yang baik dengan karakteristik sebagai berikut:

  1. Transparan. Transparansi dibangun atas dasar kebebasan arus informasi. Adanya sifat keterbukaan bagi semua pihak yang berkepentingan terhadap semua informasi terkait, seperti berbagai aturan, kebijakan pemerintah desa di berbagai kegiatan. Proses-proses, lembaga-lembaga, dan informasi secara langsung dapat diterima oleh mereka yang membutuhkan. Informasi harus dapat dipahami dan dapat dimonitor. Pemeintah desa dalam memberikan pelayanan umum tidak membedakan perlakuan atas dasar Agama dan Kasta
  2. Dapat dipertanggungjawabkan (akuntabel).Akuntabilitas adalah kewajiban untuk memberikan pertanggungjawaban atau untuk menjawab dan menerangkan kinerja dan tindakan seseorang/badan hukum/pimpinan kolektif suatu organisasi kepada pihak yang memiliki hak atau kewenangan untuk meminta keterangan atau pertanggungjawaban. Para pembuat keputusan dalam pemerintahan, sektor swasta dan masyarakat bertanggungjawab kepada publik dan lembaga-lembaga yang berkepentingan. Akuntabilitas ini tergantung pada organisasi dan sifat keputusan yang dibuat, apakah keputusan tersebut untuk kepentingan internal atau ekstemal organisasi.
  3. Demokratis.Dalam arti masyarakat diberikan kebebasan dalam mengemukakan pendapat, berbeda pendapat dan menerima pendapat orang lain. Akan tetapi apabila sudah menjadi keputusan harus dilaksanakan bersama-sama dengan penuh rasa tanggungjawab.
  4. Partisipatif.Setiap warga masyarakat Desa Satra mempunyai suara dalam pembuatan keputusan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui perantaraan lembaga yang mewakili kepentingannya. Partisipasi tersebut dibangun atas dasar kebebasan berasosiasi dan berbicara serta berpartisipasi secara konstruktif. Prinsip pembangunan adalah dan, oleh, dan untuk rakyat. Oleh karenanya rakyat harus dilibatkan dalam setiap proses pembangunan yaitu dari perencanaan, pelaksanaan, sampai kepada pemeliharaan/pasca konstruksi.
  5. Profesional.Bagi pemerintah desa dalam melayani kepentingan dan kebutuhan masyarakat dan desa harus mengerjakan secara konsisten, terbuka terhadap kritik dan saran dalam rangka perbaikan kinerja pelayanan kepada warga masyarakat Desa Satra dan para pihak yang berkepentingan.
  6. Keadilan.Bagi semua pemerintahan Desa Satra, proposional dalam pembagian beban kerja dan perolehan pendapatan dengan mengingat aturan yang berlaku. Bagi seluruh warga masyarakat, proporsional dalam menerima pembagian beban tanggungjawab dan keuntungan baik langsung maupun tidak langsung dari kegiatan pembangunan desa yang ada.
  7. Kesetaraan dan Keadilan gender.Seluruh warga masyarakat Desa Satra tidak diperbolehkan membeda-bedakan perlakuan dan kesempatan atas dasar jenis kelamin dan orientasi seksual.
  8. Egaliter.Seluruh warga masyarakat Desa Satra mengakui bahwa pada dasarnya setiap orang mempunyai posisi dan berkedudukan yang sama.
  9. Kelestarian lingkungan.Seluruh warga masyarakat Desa Satra berkewajiban menciptakan situasi dan kehidupan sosial yang ramah lingkungan.
  10. Merdeka.Semua warga masyarakat Desa Satra, terutama pemerintah desa harus bebas dari campur tangan manapun, terutama pihak yang tidak berhak, dan selektif dalam melakukan kerjasama dengan pihak lain.

 

  • Dibaca: 544 Pengunjung