sejarah desa

  • Dibaca: 1506 Pengunjung

  om swastastu
Latar belakangnya terbentuknya sebuah Desa,masing-masing Desa mempunyai sejarahnya masing-masing,sesuai dengan situasi dan kondisi ketika itu.Demikian pula keberadaan Desa Satra yang merupakan salah satu Desa di wilayah Kecamatan Klungkung,Kabupaten Klungkung,tidak jauh dari Kerajaan Swece Pure Gelgel, mempunyai sejarah yang sangat erat hubungannya dengan Kerajaan Gelgel.
 
Berdasarkan keterangan tetua Desa dan sejarah Desa Gelgel,disebutkan;pada abad ke XV (tahun1548-1558) kerajaan  Swece Pure Gelgel,ketika itu di perintah oleh raja Ida Dalem Waturenggong.Pada masa pemerintahan beliau,datanglah utusan dari Gujarat,jawa atas perintah Raden patah,Raja Demak kala itu,agar Ida Dalem Waturenggong mau mengakui kerajaan demak sebagai yang dipertuan.utusan dimaksud adalah seorang Putri dari solo yang namanya tidak diceritakan dengan diiringi beberapa prajurit.Sang Putri dengan rasa hormat menyatakaan permohonannya dihadapan Ida Dalem Waturenggonng supaya Ida Dalem mau memeluk Agama Islam dan menyebar luaskan Agama itu di Bali.Sang putri pun juga berjanji,apabila Ida Dalem mau tunduk kepada raden patah,maka sang putri mau menjadi permaisuri Ida Dalem waturenggong.
 
Permohonan sang putri itu di penuhi oleh Ida Dalem waturenggong dengan syarat;apabila Sang Putri dapat mencabut bulu ibu jari kaki Ida Dalem,maka Ida Dalem mau memeluk agama Islam dan tunduk kepada Raden Patah’.Syarat yang diajukan  Ida Dalem terlalu ringan dan langsung dijawab oleh sang putri dengan wajah sumringah menampakkan kemenangan dalam menjalankan tugasnya menyebarkan Agama Islam di Nusantara (era glombang islamisasi nusantara kala itu).Tapi jauh dari dugaan,syarat mudah yang disampaikan Ida Dalem tidak dapat dipenuhi,tidak satu helaipun bulu ibu jari kaki Ida Dalem yang putus atau tercabut,sehingga timbul perasaan malu Sang Putri untuk balik kembali ke Gurajat jawa.Rasa kesal bercampur malu Sang Putri sebagai utusan Raden patah karena misinya gagal,tidak mampu menundukan Ida Dalem Waturenggong dikerajaan Swece Gelgel.      
  • Dibaca: 1506 Pengunjung